Tuesday, May 31, 2011

Dalam Perut Mamyto

29 Oktober 2010
Ada gejala terlambat haid, sering merasa tidak enak badan, dan pengennya makan daging-dagingan.  Iseng-iseng pakai test pack, sekali tes langsung ketahuan positif hamil!

03 November 2010,
Coba memastikan kehamilan  di dr. Maggie Wewengkang, SpOG (jl. Sungai Cerekang no.46, Makassar, telp 0411-3611033).  Di layar monitor USG nampak ada dua janin masing-masing berukuran 1,06 cm dan 1.00 cm, dengan dua buah titik yang berkedip-kedip sebagai indikator jantung mereka.  Wah...kembar!! Dokter Maggie dan kedua asistennya turut mengucapkan selamat. Selanjutnya saya diberi suplemen yakni Prenatin DF (1x1) dan Premaston (2x1).  Sepanjang perjalanan pulang saya dan suami terus diliputi perasaan takjub dan tidak percaya, sekaligus bersyukur atas rejeki yang Allah limpahkan :)

30 November 2010,
Kontrol rutin.  Beratku sekarang 55 kg (naik lima kilo dari berat awal).  
Hasil USG: 
  • ukuran kepala bayi I : 1,56cm
  • ukuran kepala bayi II: 1, 78cm
Prenatin DF (1x1) masih tetap diberikan , ditambah Lactafar (1x1) sebagai vitamin otak untuk bayi.

30 Desember 2010
Berat badan 56 kg; tekanan darah 120/80.  Prenatin DF (1x1) dan Lactafar (1x1)

02 Februari 2011
Berat badan 58,5 kg; tekanan darah 100/70.  USG kali ini sudah bisa mengetahui jenis kelamin mereka.  Ternyata keduanya berjenis kelamin perempuan :) Suplemen Prenatin DF (1x1)  dan Lactafar (1x1)

3 bulan dalam perut


26 Februari 2011
Berat badan 60 kg; tekanan darah 100/70.  Prenatin DF (1x1) dan Lactafar (1x1)

4 bulan dalam perut
04 April 2011
Beran badan 64 kg; tekanan darah 120/80.  Kali ini diberikan vaksin anti tetanus I (biayanya Rp 50.000).  Masih mengkonsumsi Prenatin DF (1x1) dan Lactafar (1x1).

20 April 2011
Berat badan 63,5kg; tekanan darah 110/70.  Kali ini datang kontrol karena saya sangat khawatir dengan kondisi bayi di perut sebelah kanan yang sepertinya jarang sekali bergerak, hampir tidak pernah malah!  Berbeda dengan bayi di sebelah kiri yang aktif sekali.  Mayoritas pergerakan dalam perut yang saya rasakan, semuanya berasal dari bayi sebelah kiri.  Ketika baringan miring ke kiri, tendangan bayi sebelah kiri memang terasa jelas.  Saya coba miring ke kanan untuk merasakan gerakan bayi sebelah kanan, tendangan bayi sebelah kiri masih saja terasa.   
Dalam hal ini dr. Maggie hanya bisa memantau melalui alat USG biasa saja, untuk itu beliau menyarankan observasi lebih mendetil ke dr. Effendi Lukas (jl. Landak Baru 63, tel 0411 874596).  Hasil USG 4D* menunjukkan semua bayi dalam keadaan normal dan sehat walafiat! Di dalam rahim, keduanya dipisahkan oleh sekat jadi kemungkinan untuk tumbuh dempet (kembar siam) sangat kecil.  Masing-masing mendapatkan suplai makanan dari satu plasenta.
  • berat badan bayi sebelah kiri 2 kg, posisi kaki menghadap keatas
  • berat badan bayi sebelah kanan 1,8 kg, posisi badan melintang
Menurut penjelasan dr. Effendi, bisa jadi karena ukuran bayi sebelah kiri lebih besar dibanding saudaranya, ditambah dengan posisi kaki yang menghadap ke atas, tidaklah heran bila bayi sebelah kiri terkesan mendominasi pergerakan 'tendang-menendang' di dalam perut.  Disamping itu, bawaan bayi sebelah kanan juga yang sepertinya lebih senang 'berdiam diri' dibanding saudaranya.  
*biaya USG 4D Rp 500.000

5 bulan dalam perut
11 Mei 2011
Berat badan 64kg, tekanan darah 100/70. Hasil USG masih sama dengan bulan lalu, bayi kiri dengan posisi kaki menghadap ke atas, bayi kanan melintang.  Berat keduanya 2,5 kg (kiri) dan 2,4 kg (kanan). Prenatin DF (1x1) dan Lactafar (1x1) masih di konsumsi.

21 Mei 2011
Berat badan 65 kg, tekanan darah 120/80.  Hasil USG menunjukkan keduanya berada pada posisi 'Ying-Yang', bayi kiri kepala diatas dan bayi kanan kepala di bawah, berat masing-masing 2,7 kg dan 2,5 kg.  Prenatin (1x1) dan Lactafar (1x1).
Kali ini diberikan vaksin Anti Tetanus II.  Cek up rutin mingguan mulai minggu berikut dan seterusnya

28 Mei 2011
Tes Laboratorium di klinik yang sama, biaya Rp 460.000,-

6 bulan dalam perut.   
30 Mei 2011
Berat badan 67 kg, tekanan darah 110/80.  Hasil USG menunjukkan berat badan bayi masing-masing 3,0 kg dan 3,3 kg. Dengan kondisi satu bayi terlilit tali pusar di lehernya, sementara yang satunya sungsang, maka Dokter menyarankan agar persalinan nanti melalui jalan operasi.  Saya dan suami sudah disarankan untuk menentukan hari yang terbaik untuk pelaksanaan operasi nanti. 

8 bulan dalam perut
9 bulan dalam perut
Sharing Facts 
Sejak usia kehamilan 6 bulan, banyak yang mengira saya sedang menunggu hari untuk lahiran melihat ukuran perut saya yang sangat besar.  Kalau jalan-jalan di mall, sebagian besar yang melihat (bahkan diantaranya ada beberapa pemuda single) tebakannya betul bahwa saya sedang mengandung anak kembar.  Dengan berat bawaan di perut sekitar 7 kg (berat bayi 3 kg & 3,3 kg plus berat ari2 dan air ketuban), sudah tidak kuat lagi jalan kaki jauh-jauh, nafas cepat ngos-ngosan, sedikit-sedikit harus berhenti untuk duduk istirahat. Jika tidak, perut dan betis rasanya akan meledak! Kerap kali saya harus menahan perut bagian bawah  dengan kedua tangan (gambarannya kira-kira seperti memeluk bola besar) agar beban yang dirasakan sedikit berkurang  dan biar kuat jalan lagi :)